Selasa, 14 April 2015

REVIEW JURNAL

REVIEW JURNAL

 

 

Jurnal :

Social Science & Medicine

Judul :

Strengthening district health service management and delivery through internal contracting: Lessons from pilot projects in Cambodia

Oleh :

Keovathanak Khim, Peter Leslie Annear

Tahun :

Available online 28 February 2013

Key Word :

Cambodia, Contracting, Performance-based financing, Incentives, Health services, Health system

Review :

Penelitian  bertujuan untuk menganalisis kinerja Special Operating Agencies (SOA) sebagai pengelola kontrak kerja internal di kabupaten dengan sampel 4 dari 22 SOA kabupaten yang dipilih secara purposive dengan lima prasyarat identifikasi untuk manajemen kontrak yang efektif dan peningkatan layanan yaitu : pemahaman yang jelas tentang peran dan tanggung jawab oleh pihak kontraktor; pelaksanaan aturan dan prosedur yang jelas; kinerja manajemen yang efektif; pemantauan yang efektif dari kontrak; dan ketentuan sumber daya yang memadai dan tepat waktu. Baik tingkat dan alokasi insentif maupun wewenang jika terjadi kemacetan pengelolaan di berbagai tingkatan yang menghambat pelaksanaan. Analisis menggunakan analisis komparatif dari mandat pengelolaan SOA dan hubungan mereka dengan Provincial Health Departement (PHD). Model analisis berdasarkan tinjauan literatur dan dokumen operasional kunci, wawancara informan kunci dan rutin. Data pemantauan dari Depkes. Data kualitatif primer dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap informan kunci sebagai bagian dari kerja lapangan program doktor oleh peneliti pertama pada bulan Desember 2010 dan Januari 2011. Wawancara dilakukan oleh penulis pertama dalam bahasa Khmer. Dengan rekaman suara, kemudian ditranskripsikan dalam bahasa Khmer dan kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh peneliti pertama. Karena kecil Jumlah wawancara dengan informan kunci, analisis dilakukan dengan menggunakan spreadsheet sederhana. Hasilnya adalah Pendekatan kontrak internal memiliki potensi untuk meningkatkan pelayanan, asalkan prosedur administrasi yang diidentifikasi disini diimplementasikan. Pemisahan yang jelas fungsi antar aktor (yaitu komisaris, pembeli, penyedia, pemantauan agen, regulator) diperlukan agar masing-masing dapat melaksanakan peran mereka lebih efektif dan meningkatkan tata kelola secara keseluruhan. indikator peningkatan efektifitas pengawasan kontrak yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan dan terikat waktu membantu dalam melacak kinerja pihak yang dikontrak guna mengidentifikasi dan mengatasi hambatan manajemen. Mengelola manajemen kerja dan keuangan yang baik dapat mengurangi KKN. Pemberian insentif dan tambahan penghasilan harus diberikan secara hati-hati karena jika salah dapat menimbulkan keributan di tingkat staf. Keterbatasan penelitian : Ukuran sampel relatif kecil, hanya terdiri dari empat SOA di dua provinsi dan 20 informan kunci. Selain itu, tiga dari empat SOA berada di salah satu provinsi, yang menyajikan bahaya bias seleksi dalam hasil. Namun, peneliti yakin bahwa kondisi dalam SOA ini mirip dengan kebanyakan yang lain. Meskipun ada potensi perbedaan pengalaman manajemen kontrak seluruh SOA, variasi hasil tidak akan terlalu luas.

 

--

Eko Sriyanto

Policy and Health Care Management

Gadjah Mada University

Yogyakarta

2015